4 Cara Mengetahui Penyebab AC Mobil Tidak Dingin


Seringkali ketika kita menggunakan mobil, tiba-tiba AC tidak dapat berfungsi dengan maksimal. Bahkan tidak berfungsi sama sekali. Hal ini tentu membuat penumpang menjadi kepanasan dan tidak dapat berkendara dengan nyaman. Selain itu, kondisi mobil yang panas dapat menyebabkan fungsi mesin juga terganggu. AC akan bekerja lebih berat namun udara yang dikeluarkan tidak dingin. Lalu apa sebenarnya penyebab AC mobil tidak dingin?

Salah satu indikasi awal dari kerusakan pada sistem AC adalah udara yang dihembuskan tidak terlalu dingin. Bahkan berubah menjadi panas. Penyebabnya  biasanya tidak jauh dari perkara sumbatan oleh debu dan kotoran. Atau jika Anda sudah sangat lama tidak melakukan service, bisa saja ada bagian dari sistem AC yang sudah aus dan harus diganti. 

Yuk kita deteksi apa saja kemungkinan yang bisa membuat sistem AC mengalami kerusakan atau hambatan!

  1. Lihatlah apakah kompresor berputar atau tidak
kemungkinan besar penyebab kerusakan pada sistem AC terletak pada kompresor. Komponen ini memang memiliki peran central dalam sistem AC mobil. Tanpa kompresor, sistem AC tidak berjalan. Seharusnya peredaran freon berjalan optimal. Namun jika ada sedikit saja hambatan pada kompresor, akan mengakibatkan peredaran freon menjadi tidak optimal.

Anda dapat mengecek kompresor pada bagian bawah kap mesin. Terdapat dua katup. Bagian depan tepatnya di sambungan bagian dalam seharusnya dapat berputar saat AC dinyalakan. Jika menyala dengan baik, maka kerusakan bukan pada kompresor. Jika tidak ada pergerakan, maka bagian itulah yang mengalami kerusakan.

Jika AC dan blower menyala, tapi bagian puli tidak berputar artinya kompresor tersebut tidak dapat berputar atau digunakan. Penyebabnya banyak mulai dari switch AC yang rusak, sekring yang putus, kelistrikan, sampai kekurangan Freon.


  1. Memastikan kebocoran freon
Sebenarnya sangat mudah untuk mendeteksi kebocoran pada Freon. Jika udara sudah mulai terasa sedikit saja perbedaannya, menjadi lebih panas, itu artinya jumlah freon berkurang atau bisa saja peredaran freon yang terhambat.

Biasanya untuk memudahkan dalam mendeteksi kebocoran freon, Anda dapat dengan mudah menambahkan air berwarna. Jika Anda service AC Mobil bisa meminta bagian ini untuk diberi nama.

Dengan menambahkan air berwarna, dapat dengan mudah melihat apakah ada cairan berwarna yang menetes atau tidak. Hal ini juga akan dengan mudah menentukan dimana letak kebocoran.

Atau Anda dapat juga mengecek tekanan pada katup bagian bawah. Jika ada gas yang keluar, maka dapat dipastikan ada kebocoran pada pipa atau sambungan Freon. Jangan menggunakan alat-alat tajam untuk mengecek udara pada Freon.

  1. Tingkat Dingin Tidaknya AC
Kerusakan AC dapat terdeteksi dengan mudah karena langsung berpengaruh terhadap pengguna, Dari yang awalnya dingin berubah menjadi kurang dingin dan pada akhirnya menjadi panas.

Terkadang kerusakan AC tersebut disebabkan oleh kekurangan tekanan loh. Jika hal ini terjadi, Anda dapat menambahkan freon. Banyak toko suku cadang yang menyediakan freon beserta petunjuk pengisiannya. Isilah Freon sesuai kebutuhan. Jangan lebih dan jangan kurang ya.

  1. Komponen yang lain
Kerusakan komponen AC juga berpengaruh terhadap penggunanya. Kerusakan yang terjadi seperti kabel putus, saklar yang rusak, sekring putus, kerusakan seal pada kompresor sampai fanbelt putus (mengakibatkan kompresor tidak berputar). Jadi ceklah sistem AC secara keseluruhan.
 


Demikian beberapa langkah awal deteksi  untuk kerusakan pada AC mobil tidak dingin, Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai kerusakan pada sistem AC dapat melihat video di bawah ini:



Posting Komentar

0 Komentar